Ramadhan tahun ini bersisa beberapa hari lagi. Sedih rasanya, tidak bisa memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya.

Ada beberapa poin penting yang perlu saya catat untuk ramadhan tahun ini. Catatan pribadi yang mungkin juga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua.

Walaupun masih acak-adut, Alhamdulillah ramadhan tahun  ini ada peningkatan dibanding tiga ramadhan sebelumnya, wallahualam. Saya akui memang ramadhan demi ramadhan yang saya lewati setelah saya memasuki dunia kerja begitu “parahnya”. Sholat jamaah dan sholat tarawih banyak bolongnya. Tilawah Qur-an pun amburadul tak terjadwal sehingga tidak bisa khatam😦. Ibadah sahurpun demikian juga, lebih banyak gak sahurnya.

Entah mengapa, dunia kerja lebih banyak berefek negatif. Pulang kerja badan capek, males ngapain aja. Mungkin saja karena saya kuang bergaul dengan teman-teman ahli ibadah. Salah pilih kost sepertinya, he he he.

Tahun ini, kekurangan-kekurangan itu ingin saya tambal. Dan ternyata itu bukanlah suatu hal yang mudah. Sungguh sangat berat menjaga sholat berjamaah dan tilawah.

Salah satu kendala menjaga ibadah selama ramadhan adalah godaan buka bersama. Buka bersama teman kantor, bersama teman kuliah, teman mapala, bla bla bla. Makan banyak nan enak, kumpul bersama teman, ngobrol ngalor ngidul adalah kenikmatan yang melalaikan. Akibatnya ibadah kita jadi keteteran. Biasanya acara buka bersama diadakan di rumah makan. Waktunya pun akan molor hingga menabrak waktu sholat isya’ dan sholat tarawih berjamaah.

Ngomong soal buka bersama, saya jadi ingat dengan salah seorang senior Mas Raharjo Sugeng Utomo. Dia berkomitmen sedari sebelum masuknya bulan ramadhan untuk menolak setiap ajakan buka bersama, entah apa alasannya. Selain tak berbuka bersama, dia juga puasa facebook selama ramadhan ini. Saluttt

Untuk masalah tilawah Quran, ada beberapa tips yang bisa saya share di sini. Waktu-waktu yang efektif untuk tilawah bagi saya adalah waktu antara sholat maghrib dan isya’, setelah sholat tarawih dan waktu setelah sholat subuh.

Waktu antara maghrib dan isya’ adalah waktu yang singkat. Oleh karena itu usahakan berbuka cukup dengan makan snack alakadarnya ditemani segelas air. Makan besar setelah maghrib akan menyita banyak waktu. Makan malam bisa kita lakukan setelah sholat tarawih. Setelah sholat jamaah maghrib, jangan langsung pulang ke rumah. Lanjutkan saja dengan tilawah quran sambil menunggu sholat isya’. Menurut pengalaman, pada waktu tersebut bisa menyelesaikan satu juz.

Mengenai waktu setelah sholat shubuh, merupakan keutamaan jika kita tidak tidur kembali melainkan berdzikir hingga matahari terbit dan mendirikan sholat dua rokaat. Pahalanya seperti pahala berhaji dan ‘umrah sempurna sempurna sempurna.

Yang perlu diingat, usaha menghatamkan quran di bulan ramadhan akan semakin mudah jika kita membaca quran secara teratur. Kita bisa membagi target harian kita ke waktu-waktu efektif di atas ditambah waktu-waktu luang lainnya. Insya Allah target menghatamkan Quran akan mudah kita capai.