Pernah memberi stempel terhadap diri kita sendiri? Pasti pernah kan, entah itu stempel yang baik maupun buruk. Misalnya saja: “Saya ini sukanya yang aman-aman saja, gak mau ambil resiko”.

Tahukah anda, jika stempel diri sendiri itu akan sangat mempengaruhi segala tindak dan pikiran kita. Biasanya stempel ini berdasar dari sedikit pengalaman kita yang sudah-sudah. Celakanya pengalaman itu sendiri tak cukup memberi garansi kebenaran stempel itu. Artinya stempel yang kita berikan kepada diri kita sendiri itu sejatinya berbeda dengan jati diri kita yang sebenarnya.

Jika stempel negatif dan memble sudah melekat pada diri kita, alangkah suramnya masa depan kita. Segala pikiran dan tindakan kita akan selalu diselimuti oleh aura negatif dari stempel buruk itu.

Di sini saya akan memberikan salah satu contoh stempel diri. Hanya saja, contoh di sini bukan stempel negatif. Saya hanya ingin memberi gambaran bagaimana stempel itu bekerja mempengaruhi tindakan kita.

Ada teman saya di Stapala yang pobhia gunung. Penyebabnya, dia pernah naik gunung, terus kemudian di atas gunung bengeknya kumat. Semenjak itu dia beri stempel bahwa dia bukan anak gunung, gak cocok dan gak mampu naik gunung. Kalimat itu terus dia tanamkan dalam dirinya dengan cara mengumumkannya ke teman-temannya. “Kalo mau naik gunung jangan ngajak saya, kalo rafting hayoooo”. Dan selama 3 tahun di stapala dia tidak penah lagi naik gunung.

Untungnya stempel itu kemudian bisa dia hapus. Karena satu alasan pribadi, dia akhirnya menarik ucapannya. Mendakilah dia ke Gunung terkenal di Garut Jawa Barat bersama teman-temannya.  Terus apakah dia gak kuat naik gunungnya, bengeknya kumat? Ternyata tidak, perjalanan mendakinya lancar-lancar saja, tanpa kram tanpa bengek.

Jadi hati-hati memberi stempel diri sendiri. Mari stempel diri kita dengan hal-hal yang positif. “Saya adalah pemenang, saya orang yang gigih, pantang menyerah. Saya pantang mundur hanya karena satu dua kegagalan!” Kalimat-kalimat semacam inilah seharusnya yang kita tanamkan dalam diri kita. Niscaya alam bawah sadar kita akan menuntun pikiran dan tindakan kita menuju kearah hal-hal positif tersebut.