Ibarat pepatah “nafsu besar tenaga kurang”, hasrat menulis saya akhir-akhir ini tak tersalurkan. Ada puluhan, dan bahkan ratusan bahan judul yang antri, menunggu untuk dituangkan kedalam coretan; mulai dari opini, catatan perjalanan, atau sekedar curhatan hati.

Ada semacam tanggungan yang harus dibayar ketika pikiran-pikiran yang berkecamuk dalam hati ini tidak dituangkan kedalam sebuah tulisan untuk sekedar berbagi pendapat. Jalan-jalan ke suatu tempat yang belum pernah saya kunjungipun tak akan afdhol jika belum menuliskannya. Saya sendiri “mewajibkan” diri sendiri untuk selalu menulis catatan perjalanan di blog ini selepas berkunjung ke tempat-tempat istim di bumi ini.

Tantangan terbesar bagi seorang blogger adalah konsisten menulis. Tanpa adanya kedisiplinan dalam menyetorkan tulisan ke dunia maya, niscaya blognya akan terbengkalai. Itulah yang ingin saya lawan. Kecewa rasanya ketika bulan lalu saya sama sekali absen mengisi blog ini. Untuk itu, mulai dengan diposkannya tulisan ini saya sepakat dengan diri sendiri untuk minimal posting satu tulisan dalam satu minggu. Jika resolusi ini tercapai, maka dalam sebulannya bisa menelorkan 4 judul postingan, dan dalam setahunnya bisa 48 judul.

Jika dihitung-hitung, jumlah 48 judul dalam satu tahun itu relatif sedikit. Tapi di sini saya mengejar konsistensinya. Lebih baik sedikit tapi konsisten dari pada banyak tapi hanya “angot-angotan”, kadang rajin kadang malasss, hehehe.

Doakan saya ya, ingatkan juga jika dalam seminggu belom juga posting tulisan di blog ini🙂

-Dan entah kebetulan apa tidak, setelah menekan tombol publish pada postingan ini, muncul kata2 penyemangat di sidebar wordpress sebelah kiri. Muncul juga chalenge, berapa jumlah posting dalam next goal yang diberikan oleh wordpress, hahaha, tahu aja neeh WP cara manas-manasi-