Sekali ikut orienteering, dijamin bakal ketagihan. Aroma kompetisi dan rasa penasaran akibat kegagalan dalam menemukan suatu poin akan menuntun kembali ke medan laga orienteering berikutnya.

Tahun 2012 ini boleh dikatakan adalah tahun melesatnya kegiatan orienteering di Indonesia. Tahun ini Federasi Orienteering Indonesia akan mulai menghelat liga orienteering nasional. Dan kalaupun liga orienteering ini belum bisa terwujud (karena masih buram kejelasannya), masih ada kejuaraan-kejuaraan lain yang dihelat tahun ini. KNOT 3 adalah salah satunya. KNOT 3 akan diselenggarakan tanggal 14-15 April 2012. Tempat lombanya sendiri masih dirahasiakan hingga waktu technical meeting tanggal 14 April nanti.

KNOT singkatan dari Kejuaraan Nasional Orienteering Talaseta. Talaseta adalah nama kelompok pecinta alam Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila. Tahun ini KNOT akan digelar untuk yang ketiga kalinya. KNOT yang pertama digelar tahun 2006 di Bogor, KNOT 2 dihelat tahun 2008 di Karawang. Kebetulan saya ikut KNOT 2 di Karawang, setim dengan Poki yang saat ini sudah melanglang ke Kendari.

Dari dua event sebelumnya, KNOT mempunyai karakteristik khusus. Pertama sistem lombanya menggunakan sistem score event di mana peserta bebas mencari titik point sesuai strategi masing-masing tanpa ada keharusan mendatangi titik poin secara urut. Yang kedua, ini yang paling khas dari KNOT. Letak titik-titik poin tidak ditunjukkan langsung di dalam peta, peserta hanya akan diberi tahu koordinat dari titik-titik poin tersebut. Jadi, peserta harus memindahkan dulu (memplotting) koordinat yang diberikan ke dalam peta. Di sinilah kemampuan memplotting akan berpengaruh terhadap hasil lomba. Salah memplotting akan mengakibatkan kesulitan mencari titik poin, bahkan bisa jadi akan tertukar dalam menentukan titik poin yang satu dengan titik poin yang lain.

Stapala kirimkan 3 tim

Tahun ini Stapala berencana mengirimkan tiga tim terbaiknya. Sayangnya Stapala tidak akan mengirimkan tim putri. Entah apa alasannya, yang pasti sesungguhnya peluang untuk menjuarai event ini lebih terbuka kemungkinannya di kelas umum putri. Persaingan di kategori putri masih terbuka lebar untuk semua tim. Beda dengan kategori putra yang selalu didominasi tim-tim langganan juara.

Untuk menghadapi event ini, anggota TOS (Team Orienteering Stapala) terus giat berlatih. Eko Gokong berlatih di Magelang dan Jogja, Bowas berlatih di Gadog Ciawi, sementara saya sendiri latihan rutin di stadion Bea Cukai Rawamangun dan sempat berlatih di kawasan karst Pegunungan Sewu Gunungkidul😀

Doakan kami, semoga bisa membawa piala ke Posko.